https://journal.univawalbros.ac.id/index.php/jurnaldesaindanmultimedia/issue/feedJurnal Desain dan Multimedia 2026-08-11T11:25:21+00:00Muhamad Roihan AlAzhari[email protected]Open Journal Systems<p>Judul jurnal : Jurnal Desain dan Multimedia</p> <p>Frekuensi : Agustus, November, Februari, Mei</p> <p>E- ISSN : XXXX-XXXX</p> <p>Bahasa : Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris</p> <p>Penerbit : LPPM Universitas Awal Bros</p>https://journal.univawalbros.ac.id/index.php/jurnaldesaindanmultimedia/article/view/984ANALISA ESTETIKA KARYA ALESSANDRO MENDINI DALAM PERSPEKTIF POSTMODERNISME2026-07-29T05:11:23+00:00Dimas Ferdi[email protected]Raihan Khalid[email protected]<p>Postmodernisme merupakan gerakan dalam seni dan arsitektur yang muncul sebagai respons terhadap modernisme. Berbeda dengan modernisme yang menekankan rasionalitas, fungsi, serta semangat kemajuan dan kebaruan, postmodernisme justru mengkritik pandangan tersebut dengan menghargai keberagaman, konteks budaya, dan unsur-unsur tradisional yang sebelumnya sering diabaikan. Tujuan utama postmodernisme bukanlah menciptakan sesuatu yang sepenuhnya baru, melainkan menghadirkan perbedaan, pluralitas, dan makna yang lebih kaya melalui perpaduan berbagai gaya, simbol, serta referensi sejarah. Dalam bidang arsitektur, konsep ini memberikan kebebasan kepada arsitek untuk menggabungkan berbagai elemen desain dari berbagai periode dan budaya tanpa terikat pada satu aturan baku. Pendekatan tersebut memungkinkan terciptanya bangunan yang tidak hanya berfungsi secara praktis, tetapi juga memiliki karakter, identitas, dan nilai estetika yang kuat. Fleksibilitas postmodernisme juga membuka peluang bagi lahirnya inovasi yang lebih kreatif karena setiap rancangan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, lingkungan, dan konteks sosial-budaya setempat. Dengan demikian, arsitektur postmodern tidak hanya menjadi media untuk memenuhi kebutuhan fungsional, tetapi juga menjadi sarana ekspresi yang mampu mencerminkan keberagaman, kreativitas, serta identitas masyarakat di mana bangunan tersebut berada.</p>2026-08-11T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Desain dan Multimedia https://journal.univawalbros.ac.id/index.php/jurnaldesaindanmultimedia/article/view/988Perancangan UI/UX Smart E-Wallet "fini" sebagai Pendukung Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Menggunakan Metode Design Thinking2026-07-29T05:08:49+00:00Eya Aulia[email protected]Akbar Robiul Awal[email protected]Dini Nuraliah[email protected]Rafi Hafizhni Anggia[email protected]<p>Manajemen keuangan personal sering kali menjadi tantangan utama bagi mahasiswa, yang ditandai dengan kesulitan melacak riwayat pengeluaran harian secara rinci, kehilangan bukti fisik transaksi (struk atau nota) yang krusial untuk evaluasi anggaran bulanan, serta kerap melewatkan tenggat waktu pembayaran tagihan rutin seperti Uang Kuliah Tunggal (UKT), biaya sewa indekos, dan tagihan utilitas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang antarmuka pengguna (UI/UX) aplikasi smart e-wallet "fini" sebagai pendukung pengelolaan keuangan mahasiswa. Perancangan dilakukan menggunakan metode Design Thinking yang meliputi tahapan <em>Empathize, Define, Ideate, Prototype,</em> dan <em>Test</em>, sedangkan desain antarmuka dikembangkan menggunakan pendekatan Atomic Design untuk menjaga konsistensi komponen antarmuka. Hasil penelitian berupa purwarupa interaktif (<em>high-fidelity prototype</em>) yang mengintegrasikan empat fitur utama, yaitu Auto-Categorization, Perencanaan Anggaran dengan Notifikasi Limit, Alarm Tagihan Rutin, dan Brankas Nota Digital. Evaluasi usability dilakukan terhadap 14 mahasiswa menggunakan System Usability Scale (SUS) dan menghasilkan skor rata-rata 84,28, yang termasuk dalam kategori Acceptable (Excellent) dengan Grade A. Hasil tersebut menunjukkan bahwa prototype memiliki tingkat usability yang tinggi dan dapat diterima dengan baik oleh pengguna. Penelitian ini berfokus pada evaluasi aspek usability sehingga belum mengukur efektivitas aplikasi terhadap perubahan perilaku konsumtif maupun peningkatan literasi finansial pengguna.</p>2026-08-11T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Desain dan Multimedia https://journal.univawalbros.ac.id/index.php/jurnaldesaindanmultimedia/article/view/993ANALISIS PENERAPAN MODEL AISAS DALAM STRATEGI PEMASARAN SINGLE MUSIK: STUDI KASUS PADA 'SINGLE PUJAANKU' DARI BAND MASDO2026-07-31T14:54:41+00:00Nadina Salim[email protected]Astri Puspasari[email protected]Muhammad Yudi Suhairi[email protected]<p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini membahas penerapan model AISAS (<em>Attention, Interest, Search, Action, Share</em>) dalam strategi pemasaran single terbaru "Pujaanku" oleh grup musik Masdo. Melalui analisis kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi langkah-langkah yang diambil Masdo untuk menarik perhatian, membangkitkan minat, meningkatkan pencarian, mendorong tindakan positif, dan merangsang pembagian konten oleh pendengar. Data diperoleh melalui metode observasi visual terhadap konten pada media sosial dan Spotify Masdo, serta wawancara terstruktur dengan 5 informan yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model AISAS dinilai positif, namun masih terdapat potensi peningkatan pada tahap Action untuk mendorong pendengar melakukan Share secara lebih aktif. Kesimpulannya, strategi pemasaran Masdo telah berhasil membangun kesadaran dan minat audiens, tetapi perlu memperkuat interaksi dan aktivitas yang mampu meningkatkan partisipasi pendengar dalam mempromosikan karya musik secara organik. Penelitian ini memberikan wawasan praktis bagi artis dan label musik dalam mengoptimalkan model AISAS untuk meningkatkan efektivitas strategi pemasaran dan memperluas jangkauan promosi.</p>2026-08-12T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Desain dan Multimedia https://journal.univawalbros.ac.id/index.php/jurnaldesaindanmultimedia/article/view/994Analisis Visual pada Poster Debut Showcase TWS: Sparkling Blue2026-07-29T08:37:48+00:00Farihatul Jannah[email protected]<p style="margin-bottom: 1.5pt; text-align: justify;">Penelitian ini menganalisis elemen visual pada poster debut showcase grup idola Korea Selatan TWS yang bernaung di bawah Pledis Entertainment, bertajuk "<em>Sparkling Blue</em>". Sebagai media komunikasi visual, poster debut memiliki peran penting dalam membentuk persepsi awal audiens terhadap identitas suatu grup sebelum musik mereka dikenal luas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif interpretatif, dengan mengamati poster secara langsung dan mendalam tanpa mengandalkan pengukuran statistik. Analisis difokuskan pada empat aspek, yaitu tipografi, warna, komposisi, dan semiotika, dengan mengacu pada teori denotasi dan konotasi Roland Barthes untuk mengungkap lapisan makna yang terkandung dalam desain visual tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi palet warna biru-putih pada poster memberikan kesan segar, tenang, dan penuh harapan, sementara tipografi organik pada kata "<em>Sparkling Blue" </em>secara visual merepresentasikan makna kata itu sendiri sekaligus memperkuat kesan <em>playful</em> dan <em>youthful.</em> Dari segi komposisi, gang berfungsi sebagai <em>leading line</em> yang mengarahkan pandangan menuju laut, melambangkan potensi tanpa batas dan awal perjalanan baru. Secara semiotik, poster ini tidak sekadar berfungsi sebagai pengumuman acara, melainkan menjadi pernyataan visual tentang kebersamaan, harapan, dan babak baru grup tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perpaduan yang disengaja antara elemen tipografi, warna, komposisi, dan simbol mampu menghasilkan identitas visual yang efektif dalam promosi debut sebuah grup idola.</p>2026-08-12T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Desain dan Multimedia https://journal.univawalbros.ac.id/index.php/jurnaldesaindanmultimedia/article/view/1020PERANCANGAN UI/UX APLIKASI EDUKASI DARING EDDU-LEARN MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING2026-08-05T07:58:20+00:00Attiyatussalaam[email protected]Wildan Nuzul Ramdhani[email protected]Fiska Khoirotus Soliha[email protected]Rafi Hafizhni Anggia[email protected]Yudi Setia Rachmanda[email protected]<p>Perkembangan teknologi mendorong transformasi digital sektor pendidikan melalui platform <em>e-learning</em>. Aplikasi EDDU-LEARN memfasilitasi proses belajar, namun pengguna menghadapi kendala <em>UI/UX</em> seperti navigasi membingungkan, minimnya umpan balik, dan materi esensial yang terkunci sistem berbayar. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan merancang ulang antarmuka aplikasi EDDU-LEARN menggunakan metode <em>Design Thinking</em> yang mencakup tahap <em>Empathize</em>, <em>Define, Ideate</em>, <em>Prototype</em>, dan <em>Testing</em>. Pengumpulan data menggunakan pendekatan <em>mixed-method</em> melalui wawancara mendalam dan evaluasi desain menggunakan kuesioner <em>System Usability Scale </em>(<em>SUS</em>). Hasil identifikasi menyoroti hambatan aksesibilitas finansial dan keterbatasan interaksi. Solusi perbaikan yang diusulkan mencakup penyederhanaan antarmuka, integrasi gamifikasi berupa penukaran poin untuk materi premium, penambahan fitur umpan balik deskriptif, dan simulasi luring. Pengujian akhir menunjukkan hasil yang positif dengan perolehan skor <em>SUS</em> sebesar [57.76] (Kategori <em>OK</em>). Kesimpulannya, perancangan ulang antarmuka berbasis empati pengguna efektif memecahkan hambatan belajar.</p>2026-08-12T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Desain dan Multimedia https://journal.univawalbros.ac.id/index.php/jurnaldesaindanmultimedia/article/view/997ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES PADA KARYA POSTER KAMPANYE PELESTARIAN ALAM MARINE FASHION WEEK TERBITAN WORLD WIDE FUND FOR NATURE2026-07-30T04:33:17+00:00Erino Febrian[email protected]A. Magfirah Nugraheni[email protected]<p>Isu mengenai pelestarian alam terutama terkait sampah sudah seringkali kita dengar. Tak hanya di dalam negeri, ternyata isu terkait sampah juga menjadi perbincangan hangat yang masih sering dibahas di forum-forum internasional. Dengan tujuan untuk menyadarkan masyarakat terkait isu pelestarian alam, WWF atau World Wide Fund for Nature salah satu organisasi terbesar yang bergerak di bidang pelestarian alam seringkali membuat serangkaian poster untuk mengkampanyekan gerakan mereka. Pada artikel ini akan menganalisis salah satu seri poster terbitan WWF berjudul <em>Marine Fashion Week </em>menggunakan teori semiotika Roland Barthes, teori tipografi, serta teori copywritting. Hasilnya, ditemukan bahwa dalam poster tersebut terkandung pesan terkait pencemaran laut akibat sampah yang merusak habitat satwa dari berbagai belahan dunia yang disampaikan lewat berbagai elemen visual yang tercantum di karya poster tersebut. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa seri poster <em>Marine Fashion Week </em>terbitan WWF ini merupakan salah satu upaya promotif untuk menyadarkan masyarakat di seluruh dunia terkait permasalahan sampah.</p>2026-08-12T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Desain dan Multimedia