PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT KELURAHAN CEMANI MENGENAI PEMANFAATAN JAMU KOMBINASI HERBAL SEBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER HIPERTENSI
DOI:
https://doi.org/10.54973/abjcd.v7i2.904Kata Kunci:
complementary therapy, herbal medicine, hypertension, health educationAbstrak
Hipertensi masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi kardiovaskular. Rendahnya kesadaran masyarakat mengenai pola hidup sehat dan pengendalian tekanan darah menjadi salah satu faktor yang memperburuk kondisi tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengendalian hipertensi serta pemanfaatan jamu kombinasi herbal sebagai terapi komplementer. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Cemani, Kabupaten Sukoharjo melalui penyuluhan interaktif, diskusi, tanya jawab, dan demonstrasi pembuatan jamu herbal. Evaluasi peningkatan pengetahuan dilakukan menggunakan pendekatan one-group pretest-posttest dan dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata peserta dari 89,00 menjadi 98,84 setelah intervensi edukasi diberikan (p < 0,05). Peserta juga menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi edukasi kesehatan dan pelatihan praktis efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pemanfaatan jamu herbal sebagai terapi komplementer hipertensi.
Kata Kunci : edukasi kesehatan, hipertensi, jamu herbal, terapi komplementer
Unduhan
Referensi
Andriani, D., & Puspitasari, D. (2026). Penyuluhan Pembuatan Masker Wajah Antiaging dari Tanaman Bandotan (Ageratum conyzoides) di Kelurahan Cemani. Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 54–62. https://doi.org/10.62951/inovasisosial.v3i1.2896
Arifin, B., & Ibrahim, S. (2018). STRUKTUR, BIOAKTIVITAS DAN ANTIOKSIDAN FLAVONOID. Jurnal Zarah, 6(1), 21–29. https://doi.org/10.31629/zarah.v6i1.313
BPS. (2019). Badan Pusat Statistik Kabupaten Sukoharjo, 2019. Kecamatan Grogol Dalam Angka 2019.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman nasional pelayanan kedokteran tata laksana hipertensi dewasa. Kemenkes RI.
Lestari, P., & Wulandari, R. (2020). Pemanfaatan tanaman herbal sebagai terapi komplementer pada hipertensi. Jurnal Farmasi Indonesia. Jurnal Farmasi Indonesia, 17(2), 101–109.
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
Pratiwi, N., Rahmawati, Y., & Hidayat, T. (2022). Aktivitas antihipertensi tanaman seledri (Apium graveolens) dan potensinya sebagai terapi komplementer. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 9(1).
Purnama, D., & Witdiawati, W. (2025). Pendidikan Kesehatan Terkait Pencegahan Hpertensi melalui Pendekatan Dietary Approacches to Stop Hypertension (Dash) di Rw 16 Kelurahan Sukamentri Garut. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 8(8), 4229–4239. https://doi.org/10.33024/jkpm.v8i8.21686
Rahmawati, E., Sari, D., & Putra, A. (2023). Edukasi kesehatan berbasis masyarakat dalam meningkatkan kesadaran pengendalian hipertensi. Jurnal Abdimas Kesehatan, 6(1), 44–51.
Rahmawati, N., Prasetyo, Y., & Lestari, D. (2020). Efektivitas penyuluhan kesehatan menggunakan media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 112–118.
Triyono, A., Zulkarnain, Z., & Mana, T. A. (2018). Studi klinis ramuan jamu antihipertensi pada pasien hipertensi derajat I. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 8(1), 17–25.
WHO. (2023). Hypertension fact sheets. World Health Organization.







