IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN RISIKO DENGAN DASAR ANALISIS OPPORTUNITY SOLUTION TREE DAN FISHBONE ANALYSIS DI RUMAH SAKIT UMUM MUHAMMADIYAH METRO
DOI:
https://doi.org/10.54973/abjcd.v7i2.938Kata Kunci:
In House Training, Manajemen Risisko, Opportunity Solution Tree, Fishbone Diagram Analysis, Asesmen Risiko ProaktifAbstrak
Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Metro menghadapi tantangan signifikan dalam tata kelola manajemen risiko akibat perubahan struktural manajemen, kesenjangan antara pedoman formal dan praktik lapangan, serta fragmentasi tata kelola risiko medis dan non-medis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam manajemen risiko melalui in-house training yang mengintegrasikan analisis Opportunity Solution Tree (OST) dan Fishbone Diagram Analysis. Pelatihan dilaksanakan pada 7 Mei 2026 di RSU Muhammadiyah Metro dengan melibatkan 22 peserta dari jajaran direksi, manajer, dan asisten manajer. Materi pelatihan mencakup konsep dasar manajemen risiko, metodologi Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) berbasis tiga parameter Risk Priority Number (RPN), serta penerapan Fishbone Diagram dan Opportunity Solution Tree sebagai thinking tools dalam perancangan program mitigasi. Hasil evaluasi menggunakan paired t-test menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 72,35% (pre-test) menjadi 85,88% (post-test), dengan selisih kenaikan 13,53%. Kegiatan ini menghasilkan penguatan panduan asesmen risiko proaktif, standardisasi penggunaan tiga parameter penilaian risiko (Severity, Frequency, Detection), serta adopsi kerangka berpikir sistematis dalam perancangan program mitigasi. Implikasi jangka panjang kegiatan ini mencakup transformasi paradigma manajemen risiko dari reaktif menjadi proaktif, pembentukan Enterprise Risk Management terintegrasi, serta peningkatan keselamatan pasien dan penguatan corporate governance di RSU Muhammadiyah Metro.
Unduhan
Referensi
BSI Standards Publication. (2018). *Risk management—Guidelines (ISO 31000:2018).* British Standards Institution.
Darmawi, H. (2016). *Manajemen risiko* (2nd ed.). Sinar Grafika.
Joint Commission International. (2021). *Joint Commission International Accreditation Standards for Hospitals* (7th ed.). Joint Commission Resources.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). *Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/1596/2024 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit.*
Lee, S., Kim, J., & Park, H. (2023). Implementation of enterprise risk management in healthcare organizations: A systematic review. *International Journal of Healthcare Management, 16*(4), 521–532.
Moura, G. M. S. S., Magalhães, A. M. M., & Dall'Agnol, C. M. (2022). Risk management and patient safety in hospital services: An integrative review. *BMC Health Services Research, 22*(1), 1124.
Prisidiyani, N. A. (2023). Pedoman risiko, struktur risiko, dan asesmen risiko PT XYZ Tahun 2022. *Jurnal Administrasi Bisnis*, 2(2), 86–108.
Torres, T. (2021). *Continuous discovery habits: Discover products that create customer value and business value.* Product Talk.
Trimintarsih, T. (2023). Fishbone analysis method adaptation in UD Nugraha Jaya Kediri defective products quality control. *Journal of Applied Business and Technology, 2*(2), 55–63.
Wahyuningsih, L. G. S. S., Susanti, N. D., Nugrahini, N. L. G. H., Putra, P. A. S., & Dewi, P. S. (2024). Implementasi manajemen risiko pada pelayanan kesehatan: A literature review. *Jurnal Ilmiah Permas, 14*(2), 561–570.
World Health Organization. (2021). *Global patient safety action plan 2021–2030: Towards eliminating avoidable harm in health care.* World Health Organization.
Yousefi, M., Nasiripour, A. A., & Raeissi, P. (2022). Failure mode and effects analysis in healthcare: A systematic review of implementation and effectiveness. *BMC Health Services Research, 22*, 1387.
Zhou, Y., Wang, L., & Li, X. (2023). Strengthening patient safety culture through hospital risk management programs. *Journal of Patient Safety, 19*(5), e1200–e1208.
Zio, E. (2018). *The future of risk assessment.* Elsevier.







