PEMBERDAYAAN PETUGAS REKAM MEDIS DALAM OPTIMALISASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK MELALUI METODE DOQ-IT DI RSIA X
DOI:
https://doi.org/10.54973/abjcd.v7i2.921Kata Kunci:
Pemberdayaan, RME, Metode DOQ-ITAbstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan petugas rekam medis dalam meningkatkan mutu dokumentasi Rekam Medis Elektronik (RME) melalui penerapan metode Doctor’s Office Quality–Information Technology (DOQ-IT) di RSIA Annisa. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih rendahnya pemahaman petugas terhadap standar mutu dokumentasi RME, keterbatasan pelatihan berbasis mutu, serta belum optimalnya evaluasi implementasi RME yang terukur di rumah sakit. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan edukatif dan partisipatif melalui pelatihan, pendampingan, dan evaluasi penerapan metode DOQ-IT. Kegiatan meliputi sosialisasi konsep mutu RME, pelatihan indikator mutu dokumentasi, implementasi modul DOQ-IT yang disesuaikan dengan sistem SIMRS rumah sakit, serta pendampingan audit dan evaluasi mutu rekam medis kepada petugas rekam medis RSIA Annisa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan petugas dalam penerapan standar mutu dokumentasi RME, meningkatnya kepatuhan pengisian rekam medis elektronik, serta terbentuknya tim pengelola mutu internal rumah sakit. Kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas dokumentasi rekam medis, penguatan literasi digital petugas, serta mendukung pengelolaan mutu pelayanan kesehatan berbasis teknologi informasi secara lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, penerapan metode DOQ-IT dalam kegiatan pengabdian ini mampu menjadi solusi dalam mendukung optimalisasi implementasi Rekam Medis Elektronik di RSIA Annisa. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan dan pendampingan berbasis mutu dapat dikembangkan secara berkelanjutan untuk mendukung transformasi digital pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Unduhan
Referensi
Cholik, C. A. (2021). Perkembangan teknologi informasi komunikasi (ICT) dalam berbagai bidang. Jurnal Fakultas Teknik UNISA Kuningan, 2(2), 39–46.
Hendrani, D. G. A. H., & Gorda, A. A. N. E. S. (2021). Implementasi TQM model RATI pada layanan kesehatan rumah sakit di era Revolusi Industri 4.0. Bali Health Journal, 5(1), 1–13.
Hidayaturrahmah, A. N. (2019). Analisis dampak dari Revolusi Industri 4.0 di bidang kesehatan. INA-Rxiv. https://doi.org/10.31227/osf.io/bzfu7
Jepisah, D., dkk. (2024). Pendampingan peningkatan manajemen rekam medis dan informasi kesehatan kepada pasien di RSD Madani Pekanbaru tahun 2024. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas, 4(3), 34–40.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang rekam medis. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Ningsih, K. P., dkk (2021). Pendampingan kesiapan pengembangan rekam medis elektronik dengan pendekatan DOQ-IT di RSUD Wates. Indonesian Journal of Health Information Management Service (IJHIMS), 1(1).
Praptana, P., dkk. (2021). Pendampingan penilaian kesiapan penerapan rekam medis elektronik menggunakan metode DOQ-IT di RS Condong Catur Sleman. The Journal of Innovation in Community Empowerment, 3(2), 98–104.
Trisna, WV, Ricardo, Sari.TP (2023). Pendampingan Implementasi Rekam Medis Sistem Retensi Di Rumah Sakit Annisa Pekanbaru Tahun 2023. ARSY :Aplikasi Riset kepada Masyarakat Volume 4 No 2 Tahun 2024







