HUBUNGAN STATUS GIZI, AKTIFITAS FISIK TERHADAP KEBUGARAN JASMANI MAHASISWA UNIVERSITAS AWAL BROS

Penulis

  • Sherly Mutiara Universitas Awal Bros
  • Muhammad Sidiq Fisioterapi, Universitas Awal Bros
  • Abdul Qadir Universitas Awal Bros

DOI:

https://doi.org/10.54973/jham.v5i2.580

Kata Kunci:

Status gizi, aktivitas fisik, kebugaran jasmani, mahasiswa, kesehatan

Abstrak

Kebugaran jasmani merupakan faktor penting dalam menunjang kesehatan dan performa Kebugaran jasmani merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan produktivitas mahasiswa. Status gizi dan aktivitas fisik memiliki peran signifikan dalam menentukan tingkat kebugaran jasmani seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dan aktivitas fisik terhadap kebugaran jasmani mahasiswa Universitas Awal Bros. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari mahasiswa Universitas Awal Bros yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Status gizi diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT), aktivitas fisik dinilai melalui kuesioner aktivitas fisik, dan kebugaran jasmani diukur menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). Data dianalisis dengan uji korelasi statistik untuk melihat hubungan antara variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara status gizi dan aktivitas fisik dengan tingkat kebugaran jasmani mahasiswa (p < 0,05). Mahasiswa dengan status gizi normal dan tingkat aktivitas fisik yang lebih tinggi memiliki kebugaran jasmani yang lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa yang kurang aktif atau memiliki status gizi tidak ideal. Oleh karena itu, menjaga pola makan seimbang dan melakukan aktivitas fisik secara rutin sangat penting dalam meningkatkan kebugaran jasmani mahasiswa.

Unduhan

Diterbitkan

23-12-2024

Cara Mengutip

Mutiara, S., Sidiq, M., & Qadir, A. (2024). HUBUNGAN STATUS GIZI, AKTIFITAS FISIK TERHADAP KEBUGARAN JASMANI MAHASISWA UNIVERSITAS AWAL BROS. Journal of Hospital Administration and Management (JHAM), 5(2), 74–80. https://doi.org/10.54973/jham.v5i2.580