PENGARUH FAKTOR SOSIAL DAN CULTURAL SEBAGAI DASAR KEPUTUSAN PEMILIHAN JASA LAYANAN FISIOTERAPI MELALUI STIMULUS EMOSI POSITIF
DOI:
https://doi.org/10.54973/jham.v4i2.587Kata Kunci:
Faktor sosial, faktor budaya, fisioterapi, stimulus emosi positif, Keputusan pemilihan layananAbstrak
Keputusan dalam memilih jasa layanan fisioterapi dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor sosial dan budaya. Faktor-faktor ini berperan dalam membentuk persepsi dan preferensi individu terhadap layanan kesehatan, yang kemudian dapat dipengaruhi oleh stimulus emosi positif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor sosial dan budaya sebagai dasar keputusan dalam memilih jasa layanan fisioterapi melalui stimulus emosi positif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan survei yang melibatkan responden yang pernah atau sedang menggunakan layanan fisioterapi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode statistik inferensial untuk menguji hubungan antara faktor sosial, budaya, stimulus emosi positif, dan keputusan pemilihan layanan fisioterapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial, seperti rekomendasi keluarga dan teman, serta faktor budaya, seperti nilai dan kepercayaan terhadap pengobatan tradisional dan modern, memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pemilihan layanan fisioterapi. Selain itu, stimulus emosi positif, seperti rasa nyaman dan kepercayaan terhadap fisioterapis, memperkuat hubungan antara faktor sosial dan budaya dengan keputusan tersebut. Oleh karena itu, pemahaman terhadap faktor sosial dan budaya serta penerapan strategi yang membangun emosi positif dapat menjadi langkah efektif dalam meningkatkan penerimaan dan preferensi terhadap layanan fisioterapi.