The FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS RAWAT JALAN DALAM PENGAMBILAN OBAT DI FARMASI RSUD H. ABDUL MANAP JAMBI TAHUN 2024
DOI:
https://doi.org/10.54973/jham.v6i2.629Kata Kunci:
Pelayanan Farmasi , Kepuasan Pasien, Faktor kepuasanAbstrak
Pelayanan kefarmasian memiliki peran penting dalam menunjang kualitas layanan rumah sakit, terutama dalam meningkatkan kepuasan pasien. Instalasi farmasi bertanggung jawab atas penyediaan dan distribusi obat sesuai regulasi. Faktor seperti ketersediaan obat dan waktu tunggu resep memengaruhi kepuasan pasien. Survei di RSUD H. Abdul Manap Jambi menunjukkan keluhan terhadap lamanya waktu tunggu akibat keterbatasan sumber daya, sehingga diperlukan kajian mendalam terkait faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pasien BPJS rawat jalan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pasien BPJS rawat jalan dalam pengambilan obat di Instalasi Farmasi RSUD H. Abdul Manap Jambi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan sampel 100 pasien BPJS yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas menggunakan SPSS 23. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 5 (lima) faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien yang paling banyak yaitu pada ketersediaan dan kelengkapan obat. Sebanyak 49 responden menyatakan bahwa ketersediaan obat merupakan faktor terpenting dalam menentukan kepuasan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ketersediaan dan kelengkapan obat dalam pelayanan farmasi memengaruhi tingkat kepuasan pasien BPJS rawat jalan. Berdasarkan hasil penelitian oleh karna itu dibutuhkan penambahan petugas dibagian farmasi dan sistem manajemen obat yang optimal tersedia guna mendukung peningkatan dan pengembangan kepuasan pasien di RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi kedepannya
Unduhan
Referensi
Effendi, K. (2020). Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kesehatan Di Uptd Puskesmas Mutiara Tahun 2019. Excellent Midwifery Journal, 3(2), 82–90. https://doi.org/10.55541/emj.v3i2.127
Fauziyah, S. T. (2023). Analisis Waste di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit dengan Pendekatan Lean Management: Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(7), 1242–1249. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i7.3350
Karida, R., & Dhamanti, I. (2024). Peran Budaya Organisasi Dalam Meningkatkan Kualitas Kerja Dan Komitmen Karyawan Rumah Sakit. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5, 2674–2684.
Kemenkes RI. (2016). Standar Pelayanan Kefarmasian. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016, May, 31–48.
Nasution dkk. (2021). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Pelayanan Pasien diinstalasi Farmasi RSUD Rantauprapat. Jurnal Kesehatan Komunitas, 7(3), 341–346. https://doi.org/10.25311/keskom.vol7.iss3.1020
Peraturan Pemerintah. (2021). Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan. 086146.
Permenkes, 2014. (2014). Permenkes, 2014. 1–203.
Ra’uf, M. (2021). Komunikasi Terapeutik Perawat Pada Tingkat Kepuasan Pasien: Studi Kasus Di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin. Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial, 3(2), 37. https://doi.org/10.31602/jt.v3i2.6014
Wulandari, P., Listiawaty, R., & Hafiz, A. (2020). Hubungan Waktu Tunggu Terhadap Kepuasan Pasien Di Puskesmas X Kota Jambi. Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan, 3(2), 265–269.








