ANALISIS PROGRAM PENANGGULANGAN KRISIS KESEHATAN AKIBAT BENCANA DI PROVINSI RIAU TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.54973/jham.v6i2.800Kata Kunci:
Bencana, Manajemen_Krisis_Kesehatan, Kesiapsiagaan_Darurat, Logistik_Kesehatan, Ketahanan_Sistem_KesehatanAbstrak
Penanggulangan krisis kesehatan akibat bencana merupakan elemen strategis dalam menjaga ketahanan dan keberlanjutan sistem kesehatan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program penanggulangan krisis kesehatan akibat bencana di Provinsi Riau tahun 2025 pada fase pra-krisis, tanggap darurat, dan pasca-krisis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis dokumen, observasi lapangan, serta wawancara mendalam terhadap pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program belum berjalan optimal, yang disebabkan oleh keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya alokasi pendanaan, belum tersusunnya dokumen operasional baku seperti Rencana Kontinjensi (Renkon) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) lintas sektor, serta lemahnya sistem logistik kesehatan. Selain itu, karakteristik lingkungan berisiko tinggi di Provinsi Riau, seperti bencana kabut asap, banjir, dan kebakaran lahan, semakin memperberat respons kesehatan. Terdapat kesenjangan yang signifikan antara standar kebijakan nasional dan kapasitas implementasi di tingkat daerah. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi SDM, peningkatan pendanaan, optimalisasi sistem logistik, integrasi sistem peringatan dini, serta kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan ketahanan sistem kesehatan dalam menghadapi bencana di masa mendatang.
Unduhan
Referensi
Adjei, M. (2024). Human Resource Management in Crisis Communication Within the Healthcare Sector: a Case Study of Hospitals in Ghana. Komitmen: Jurnal Ilmiah Manajemen, 5(2), 40–47.
BNBP. (2021). Data Informasi Bencana Indonesia Tahun 2021. http://bnpb.cloud/dibi/beranda.
Joharuddin. et al. (2023). Ketersediaan Logistik Kesehatan dalam Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana (Studi Kasus di Dinas Kesehatan Kabupaten Naga Raya. PREFOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat. 7(3): 16192-16205
Putri, H. & Al Hikami, M. (2023). Analisis Manajemen Sumber Daya Mitigasi Bidang Kesehatan Bencana Banjir Di Kabupaten Malang. Junal Kesehatan Tambusai. 4(4): 5456-5465
Steen-Tveit, K., et al. (2024). Use of Standard Operating Procedures for Supporting Cross-Organizational Emergency Management: Challenges and Opportunities Identified from a Tabletop Exercise. Journal (publisher). DOI/link.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2019 tentang Penanggulangan Krisis Kesehatan. Berita Negara Republik Indonesia No. 1781, 2019
Wirdatul, C. et al. (2025). Peran edukasi Masyarakat dan dampak banjir terhadap kesehatan lingkungan serta proses balajar anak SD di Desa Batu Belah, Kabupaten Kampar. Education and Learning Journal. 4(2): 19-28
World Health Organization. (2023). Strengthening health emergency prevention, preparedness and response (HEPR) strategic framework. WHO. URL.








