ANALISIS PENYELENGGARAAN POS UPAYA KESEHATAN KERJA (POS UKK) DI UPTD PUSKESMAS KOTO BARU TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.54973/jham.v7i1.833Kata Kunci:
Pos UKK, Puskesmas, kesehatan kerja, sektor informal, kebijakan kesehatanAbstrak
Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK) merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan dan keselamatan kerja pekerja sektor informal melalui upaya promotif, preventif, kuratif sederhana, dan rehabilitatif. Namun, implementasi Pos UKK di berbagai puskesmas masih menghadapi berbagai kendala sehingga pelaksanaannya belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyelenggaraan Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK) di UPTD Puskesmas Koto Baru Tahun 2025 serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya sebagai dasar penyusunan strategi perbaikan program. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap informan kunci, observasi lapangan, dan telaah dokumen program. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik dengan menerapkan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan Pos UKK belum berjalan secara optimal. Permasalahan utama meliputi belum tersedianya alokasi anggaran khusus, rendahnya komitmen manajemen puskesmas, terbatasnya kapasitas sumber daya manusia dan kader kesehatan kerja, lemahnya koordinasi lintas sektor, serta belum adanya sistem monitoring dan evaluasi yang terstruktur. Upaya perbaikan yang direkomendasikan meliputi penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan, advokasi kebijakan untuk memperoleh dukungan anggaran, peningkatan kolaborasi lintas sektor, serta pengembangan sistem monitoring dan evaluasi program secara berkelanjutan. Implementasi strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyelenggaraan Pos UKK dan mendukung pelayanan kesehatan kerja bagi pekerja sektor informal.
Unduhan
Referensi
Badan Pusat Statistik. (2024). Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Agustus 2024. Badan Pusat Statistik.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Dessler, G. (2020). Human Resource Management (16th ed.). Pearson.
Edwards, G. C. (1980). Implementing Public Policy. Congressional Quarterly Press.
International Labour Organization. (2022). World Employment and Social Outlook: Trends 2022. International Labour Office.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2016 tentang Pedoman Manajemen Puskesmas. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Penyelenggaraan Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK). Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga, Kementerian Kesehatan RI.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Terry, G. R. (2019). Principles of Management. Richard D. Irwin.
World Health Organization. (2022). WHO Guidelines on Healthy Workplaces. World Health Organization.








