PENGARUH JUMLAH RESEP HARIAN TERHADAP PEMAKAIAN OBAT ESENSIAL DI PUSKESMAS PUTRI AYU KOTA JAMBI

Penulis

  • delly wahyuni stikes garuda putih jambi
  • Erna Elfrida Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan, Jambi
  • Samsinar Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan, Jambi

DOI:

https://doi.org/10.54973/jham.v7i1.849

Kata Kunci:

Jumlah_Resep_Harian, Obat_Esensial, Pemakaian_Obat, Puskesmas, Manajemen_Farmasi

Abstrak

Ketersediaan dan pemakaian obat esensial merupakan indikator penting dalam mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas. Peningkatan jumlah kunjungan pasien berdampak pada meningkatnya jumlah resep harian yang berpotensi memengaruhi pemakaian obat esensial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah resep harian terhadap pemakaian obat esensial di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan jumlah resep harian dan pemakaian obat esensial periode Januari–November 2025. Teknik sampling menggunakan total sampling. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji linearitas, uji heteroskedastisitas, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah resep harian berpengaruh signifikan terhadap pemakaian obat esensial (p < 0,05). Koefisien determinasi menunjukkan bahwa variasi pemakaian obat esensial dapat dijelaskan oleh jumlah resep harian dalam proporsi tertentu. Obat esensial dengan pemakaian tertinggi adalah Parasetamol, Amoksisilin, dan Ibuprofen. Disimpulkan bahwa jumlah resep harian berpengaruh terhadap pemakaian obat esensial sehingga perencanaan kebutuhan obat perlu mempertimbangkan tren jumlah resep untuk mencegah kekosongan maupun kelebihan stok.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

A. Imantoro. (2019). MENGENAL OBAT OBATAN UNTUK KESEHATAN.

Alfallah, F., Yuhandri, Y., & Sumijan, S. (2025). Penerapan Artificial Neural Network untuk Memprediksi Persediaan Obat Esensial. Jurnal KomtekInfo, 12, 63–72.

Anandita, T. U., Rahmawati, I. D., & Sidoarjo, U. M. (2024). Responsivitas penyelenggaraan pelayanan kesehatan di puskesmas krian kabupaten sidoarjo. 2(7).

Claire Boyd, Maret 2015. FARMAKOLOGI

Drs. Kirana Rahardja, 2023. OBAT-OBAT SEDERHANA UNTUK KESEHATAN SEHARI-HARI

Diana, K., Kumala, A., Nurlin, N., & Tandah, M. R. (2021). Jurnal Farmasi Dan Ilmu Kefarmasian Indonesia Special Issue: Seminar Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Pada Pelayanan Kefarmasian 2020 13. 86–88.

Dinas Kesehatan Kota Malang, 2024. (2024). Indikator ketersediaan 40 obat esensial.

Erta Ginting, S., Santoso, R. S., & Rostyaningsih, D. (2024). Journal of Public Policy and Management Review; Vol 13, No 3: Juli, Administrasi Pubik Rembang 2024DO - 10.14710/Jppmr.V13i3.45574 .

Fanda, R. B., Probandari, A., Yuniar, Y., Hendarwan, H., Trisnantoro, L., Jongeneel, N., & Kok, M. O. (2024). The availability of essential medicines in primary health centres in Indonesia: achievements and challenges across the archipelago. The Lancet Regional Health - Southeast Asia, 22, 100345.

Fari, I., Nasution, S., Kurniansyah, D., & Priyanti, E. (2021). Analisis pelayanan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas). 18(4), 527–532.

Hasibuan, I. D., Asyahra, R., Tambunan, S. S., Az, A., & Alri, S. (2025). Manajemen Pengelolaan Obat di UPT Puskesmas Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang Drug Management at the Kutalimbaru Health Center UPT , Deli Serdang Regency. 8(2), 621–1127.

Hidayat, A., & Putri, R. M. (2022). Penggunaan obat esensial dan prinsip penggunaan obat rasional.

Kaladharan, S., Manayath, D., Gopalakrishnan, R., & Madhavan, V. (2025). Responsible consumption of medicines: a cross-sectional qualitative exploration. Global Health Journal, 9(1), 55–62.

Kasmiati. (2021). perbandingan kelengkapan resep konvensional dengan resep berbasis online (elektronik) pada aspek administratif dan farmasetika di RSIA Puri Adhya Paramita di wilayah Bandar Jaya Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2024. 167–186.

Kasse, G. E., Humphries, J., Cosh, S. M., & Islam, M. S. (2024). Factors contributing to the variation in antibiotic prescribing among primary health care physicians: a systematic review. BMC Primary Care, 25(1), 1–27.

Khasanah, U., Yasin, N. M., & Satibi, S. (2023). Overview of Factors Influencing Drug Management At Primary Health Centers in Indonesia: a Systematic Review. Jurnal Farmasi Sains Dan Praktis, 9(3), 231–243.

Mareza Sutan AJ, 2020. TribunJambi, Daftar Lengkap Puskesmas di Kota Jambi

NADIFAH, A. (Ed.). (2021). 1 131313 1tahunan 211. 2021.

Perwito Sari, D., Suryagama, D., & Wido Mukti, A. (2023). Evaluasi Penggunaan Obat Rasional berdasarkan Indikator World Health Organization (WHO) di Puskesmas. FARMASIS: Jurnal Sains Farmasi, 4(1), 32–41.

Putri, U. A., Prasetijo, A. B., & Cahya, T. P. (2024). Pengembangan Sistem Informasi Pencatatan Dan Pelaporan Obat Dan Bahan Medis Habis Pakai ( Simob ) Untuk Pelayanan. Jurnal Ners, 8(1), 826–832.

Putu Gede Subhaktiyasa. (2024). 147.+Putu+Gede+5599-5609. Journal of Education Research, 5(4), 5599–5609.

Rahmawati, A. N., & Mutmainah, N. (2023). Evaluasi Peresepan Obat Berdasarkan Indikator World Health Organization (Who) Di Puskesmas Kecamatan Karanganyar. Usadha Journal of Pharmacy, 2(1), 133–143.

Ricardo, R., Ridianto, R., & Solichin, S. (2024). Efektivitas Pelayanan Puskesmas Terhadap Kesehatan Masyarakat di Kecamatan Ilir Talo( Studi kasus Pelayanan Kesehatan Puskesmas Ilir Talo ). Jurnal STIA Bengkulu : Committe to Administration for Education Quality, 10(2), 183–196.

Riyanda, R., Pardede, A. H. H., & Saragih, R. (2021). Jaringan Syaraf Tiruan Memprediksi Kebutuhan Obat-Obatan Menggunakan Metode Backpropagation (Studi Kasus : UPTD Puskesmas Bahorok). Seminar Nasional Informatika (SENATIKA), 47–55.

Rundengan, G. (2023). Evaluation Of Availabiliy Of Essential Medicines In Tumaratas Health Center, Langowan Barat District, Minahasa District. Jurnal Pharmacon, 12(2), 1–5.

Salim, Aguset al., 2024. (2024). RAWAT JALAN RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU. 8(17), 7456–7467.

Sitorus, S. L. (2025). Pengaruh Motivasi dan Beban Kerja terhadap Kinerja Pegawai di Puskesmas Serpong II. Jurnal Manajemen Dan Kinerja, 9(2), 87–98.

Sugiyono, (2019). Metode penelitian kuantitaif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Wanda Lisyanto, P. (2021). Teori Tentang Pengetahuan Peresepan Obat. Jurnal Medika Hutama, 02(04), 402–406.

Wardhani, K. T., Medisa, D., Saepudin, S., & Ifada, I. (2022). Assessment of prescribing pattern based on WHO indicators at “X” Primary Health Care in Sleman Regency. Jurnal Ilmiah Farmasi, 87–96.

Wasir, R., Rosmayani, P. A., Prasetyo, N. N., Dawina, A., & Istanti, N. D. (2023). OBAT ESENSIAL UNTUK CAKUPAN KESEHATAN UNIVERSAL INDONESIA : TINJAUAN LITERATUR. 4, 1150–1157.

WHO. (n.d.). WHO-EML-2021.02-eng 22nd List.

World Health Organization. (2014). The selection and use of essential medicines. World Health Organization Technical Report Series, 985

Unduhan

Diterbitkan

01-06-2026

Cara Mengutip

wahyuni, delly, Elfrida, E. ., & Samsinar. (2026). PENGARUH JUMLAH RESEP HARIAN TERHADAP PEMAKAIAN OBAT ESENSIAL DI PUSKESMAS PUTRI AYU KOTA JAMBI. Journal of Hospital Administration and Management (JHAM), 7(1), 34–45. https://doi.org/10.54973/jham.v7i1.849