IMPLEMENTASI BUDAYA KESELAMATAN PASIEN PADA PERAWAT RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT X KOTA SEMARANG
DOI:
https://doi.org/10.54973/jham.v7i1.853Kata Kunci:
budaya keselamatan pasien, rumah sakit, insiden, dukungan manajemenAbstrak
Keselamatan pasien merupakan komponen penting dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Namun, berbagai insiden keselamatan pasien seperti Kejadian Tidak Diharapkan (KTD), Kejadian Nyaris Cedera (KNC), dan Kejadian Tidak Cedera (KTC) masih terjadi di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk di Rumah Sakit X Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi budaya keselamatan pasien pada perawat rawat inap di Rumah Sakit X Kota Semarang. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat rawat inap sebanyak 442 orang, dengan sampel 82 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata respon positif budaya keselamatan pasien sebesar 83,5%. Dimensi dengan respon positif tertinggi adalah kerjasama dalam unit (90,2%), diikuti komunikasi terbuka dan staffing masing-masing sebesar 84,1%. Analisis bivariat menunjukkan bahwa seluruh variabel yang diteliti memiliki hubungan signifikan dengan budaya keselamatan pasien (p < 0,05), yaitu dukungan manajemen (p=0,018), kerjasama dalam unit (p=0,039), komunikasi terbuka (p=0,001), promosi keselamatan oleh pimpinan (p=0,025), staffing (p=0,001), perbaikan berkelanjutan (p=0,011), persepsi keselamatan pasien (p=0,004), dan respon non-punitive terhadap kesalahan (p=0,007). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa budaya keselamatan pasien di Rumah Sakit X Kota Semarang tergolong baik, namun masih perlu penguatan terutama pada aspek komunikasi terbuka dan kecukupan tenaga. Rumah sakit disarankan untuk meningkatkan dukungan manajemen, memperkuat sistem pelaporan insiden tanpa menyalahkan, serta mengoptimalkan jumlah dan distribusi tenaga kesehatan guna meningkatkan keselamatan pasien.
Unduhan
Referensi
Aeni, W. N., Virgiani, B. N., & Eryanto, B. (2021). Hubungan Kepemimpinan dengan Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Kabupaten Indramayu. Journal of Nursing Care & Biomolecular, 6(1), 2021–2022.
Ambarwati Lestari, E., & Devi Fitriani, A. (2021). Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien di Rawat Inap RSU Mitra Medika Bandar Klippa Tahun 2021. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 7(2), 2615–109.
Amirullah, N. A., Pasinringi, S. A., & Kapalawi, I. (2020). Gambaran Budaya Keselamatan Pasien di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa.
Arso, S. P., & Sriatmi, A. (2017). Gambaran Budaya Keselamatan Pasien Di RS Roemani Muhamaddiyah Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 118–125.
Badu, M. G. (2023). Hubungan Kohesivitas dengan Kerjasama Tim dalam Budaya Keselamatan Pasien di Ruang Rawat Inap RSD Kalabahi. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 2(5), 726–732. https://doi.org/10.53801/oajjhs.v2i5.141
Buhari, B., & Machmud, R. (2018). Implementation of Patient Safety in Accredited Hospitals and Its Determining Factors in Jambi City, Indonesia (Vol. 1, Number 2).
Syahrir A. Pasinringi. (2022). Budaya Keselamatan Pasien dan Kepuasan Kerja. Nas Media Puataka.
Fitriyah, H., Faridah, I., & Wibisno, A. Y. G. (2023). Pengaruh Budaya Menyalahkan (Blaming Culture) Terhadap Tingkat Melapor Insiden Keselamatan Pasien. Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 2(1).
Halawa, A., Setiawan, S., & Syam, B. (2021). Persepsi Perawat tentang Peran dalam Meningkatkan Keselamatan Pasien. Journal of Telenursing (JOTING), 3(1), 73–84. https://doi.org/10.31539/joting.v3i1.2096
Hardy, I. P. D. K., Yudha, N. L. G. A. N., & Sarikumpul, N. N. (2020). Implementasi Budaya Keselamatan Pasien Terhadap Kinerja Pegawai di RSUD Wangaya Kota Denpasar. Jurnal Kesehatan Terpadu, 4(2), 57–63.
Hartawan, A., Fachrin, S. A., & Arman. (2020). Kerjasama dalam Unit dan Keterbukaan Komunikasi terhadap Persepsi Pelaporan. Window of Nursing Journal, 01(02), 73–86.
Heriyati, Al-Hijrah, M. F., & Masniati. (2019). Budaya Keselamatan Pasien Rumah Sakit Umum Daerah Majene. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 2(3), 194–205.
Howick, J., Bennett-Weston, A., Solomon, J., Nockels, K., Bostock, J., & Keshtkar, L. (2024). How does communication affect patient safety? Protocol for a systematic review and logic model. BMJ Open, 14(5). https://doi.org/10.1136/bmjopen-2024-085312
Karmila, Suharni, & Alwi, M. K. (2023). Hubungan Budaya Keselamatan Pasien dengan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien oleh Perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit TK II Pelamonia Makassar. Journal of Muslim Community Health (JMCH) 2023, 4(1), 181–189. https://doi.org/10.52103/jmch.v4i1.1153
Medis oleh Tenaga Kesehatan di RSUD Bantaeng Andi Hartawan, K. K., Fachrin, S. A., Magister Kesehatan, M., Pascasarjana, P., Muslim Indonesia, U., Kesehatan Masyarakat, I., & Kesehatan Masyarakat, F. (2020). Kerjasama Dalam Unit dan Keterbukaan Komunikasi terhadap Persepsi Pelaporan. In Window of Nursing Journal (Vol. 01, Number 02).
Nuryani, N., & Dirdjo, M. M. (2021). Hubungan Komunikasi Dengan Keselamatan Pasien Pada Perawat Di IGD Rumah Sakit: Literature Review. Borneo Studies and Research, 3(1), 266–272.
Painringi, S. A., Rahman Kadir, A., Medis, B., Samarinda, K., & Timur, K. (2018). Pengaruh Elemen People Pada Knowledge Management Terhadap Budaya Keselamatan Pasien di RSUD A.M Parikesit Tenggarong. Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim, 1(2), 178–5.
Pelaporan dan Pembelajaran Keselamatan Pasien Nasional, S. S. (2019). Konsultan Manajemen risiko RS Persahabatan. In Wakil Direktur Medik & Asist Direktur RS Sentra Medika.
Riana, L. W. (2019). Pengaruh Kerjasama Tim dan Kepuasan Kerja Terhadap Kualitas Pelayanan. Psikoborneo, 7(1), 76–82.
Rochmah, T. N., Santi, M. W., Endaryanto, A., & Prakoeswa, C. R. (2019). Budaya Keselamatan Pasien Berdasarkan Indikator Agency for Healthcare Research and Quality di RSUD Dr. Soetomo. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 10(2), 112–118.
Siagian, E. (2019). Persepsi Perawat dan Dokter Terhadap Penerapan Budaya Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung. Jurnal Skolastik Keperawatan, 82(1), 82.
Siregar, P. H., Muhammad, I., & Siregar, Y. (2020). Pengaruh Kerjasama Tim dan Kompetensi Terhadap Kinerja perawat Rumah Sakit Permata Bunda Medan. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI), 1(1).
Wianti, A., Setiawan, A., Murtiningsih, M., Budiman, B., & Rohayani, L. (2021). Karakteristik dan Budaya Keselamatan Pasien terhadap Insiden Keselamatan Pasien. Jurnal Keperawatan Silampari, 5(1), 96–102. https://doi.org/10.31539/jks.v5i1.2587








