MUTU PELAYANAN KESEHATAN PESERTA ASKES DITINJAU DARI SEGI PELAYANAN PRIMA PADA UNIT RAWAT INAP RUMAH SAKIT GRAHA JUANDA

Penulis

  • Kurniati Nawangwulan Program Studi DIII Administrasi Rumah Sakit Politeknik Bhakti Kartini
  • Zulaika Program Studi DIII Administrasi Rumah Sakit Politeknik Bhakti Kartini
  • Yusnita Yusfik Program Studi DIII Administrasi Rumah Sakit Politeknik Bhakti Kartini

DOI:

https://doi.org/10.54973/jham.v7i1.870

Kata Kunci:

Mutu Pelayanan Kesehatan, Peserta Askes, Pelayanan Prima, Unit Rawat

Abstrak

Upaya pelayanan kesehatan yang baik dalam mempercepat proses penyembuhan penyakit yang diderita merupakan harapan dan hak asasi semua orang. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran mutu pelayanan kesehatan peserta Askes ditinjau dari segi Responsiveness, Assurance, dan Empathy Berdasarkan Pendidikan, Masa kerja, dan Insentif petugas kesehatan di Rumah Sakit Graha Juanda. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan  pendekatan  deskriptif  untuk  mendapatkan  gambaran  mutu pelayanan kesehatan ditinjau dari segi pelayanan prima di Rumah Sakit Graha Juanda Hasil menunjukkan bahwa dari 37 petugas kesehatan yang menyatakan menerima insentif terdapat yang memberikan mutu pelayanan prima yang baik pada pasien askes sebanyak 89,2% sedangkan dari 29 petugas kesehatan yang menyatakan tidak menerima insentif terdapat yang memberikan mutu pelayanan prima baik sebanyak 41,4%. Kesimpulan bahwa Petugas kesehatan yang memiliki tingkat Pendidikan D3 dan memberikan mutu pelayanan prima baik pada pasien askes sebanyak 83,0% dan Petugas kesehatan yang menerima insentif dan memberikan mutu pelayanan prima yang baik pada pasien askes sebanyak 89,2%.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Andriani, Sahar, Huriani. (2012). Hubungan Budaya Organisasi dan Karakteristik Perawat dengan Kinerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap RSUD dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2012. Tesis pasca sarjana keperawatan UNAND.

Anto, S., Andi Latif, S., Pannyiwi, R., Ratu, M., & Werdyaningsih, E. (2022). Analisis Beban Kerja Dengan Kinerja Perawat Dalam Pelaksanaan Asuhan Keperawatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 41–46. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.38

Aziz, Y.A dan Wahidin, K. (2010). Copceptualising The Service Excellence and Its Antecedents: The Development Of The Structural Equation Model. Journal Of Tourism, Hospitality and Culinary Arts.

Buheli. K. (2012). Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Perawat dalam Penerapan Proses keperawatan di RSUD Toto Kabupaten Bone Bolango.

Dharmawansyah, H. B. (2013). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Perawat dalam Penerapan Standar AsuhanKeperawatan di Unit Rawat Inap RSU Anutapura PaluTahun 2013. FKM UNHAS.

Daryanto & Setyobudi, I. (2014). Konsumen dan Pelayanan Prima. Jakarta: Gava Media. Direktorat Bina Pelayanan Keperawatan. (2008). Pedoman Indikator Mutu Pelayanan Keperawatan Klinik Di Sarana Kesehatan.

Hartatik, Indah Puji. 2014. Buku Praktis Mengembangkan SDM. Jogjakarta: Laksana.

Laksmi, Fuad dan Budiantoro. 2008. Manajemen PerkantoranModern. Jakarta: Penerbit Pernaka.

Mandangi,F.M., Umboh, J. M. L., Rattu, J. A. M. (2015). Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Perawat dalam Menerapkan Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit Umum Bethesda GMIM Tomohon.Jurnal eBiomedik (e-Bm), Volume 3, Nomor 3.

McSherry, R., et al. (2012). The Pivotal Role Of Nurse Manager, Leaders, and Educator in Enabling Excellence in Nursing Care. Journal of Nursing Management,20, 7- 19.

Mua, E. L. (2011).Pengaruh Pelatihan Supervisi Klinik Kepala Ruangan Terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Woodward Palu. Tesis UI.

Muninjaya, A.G. (2004).Manajemen Kesehatan. Jakarta: EGC. Nadzaria, Y. (2014). Prinsip Pelayanan Prima: Pengertian Pelayanan Prima dan Dasar-Dasar Pelayanan Prima.

Nasution. (2010).Analisa Tingkat Kepuasan Pasien Pada Pelayanan Keperawatan Prima di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan.Tesis USU

Noermijati. (2008). Kajian Terhadap Teori Dmua Faktor Herzberg, Pengaruhnya TerhadapKepuasan Kerja dan Kinerja Spritual Manajer Operasional Pada Perusahaan Kecil Rokok SKT di Kota dan Kabupaten Malang.National Conference On Management Research 2008. ISBN: 979-442-8.

Notoatmodjo, S. (2002).Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta. Peraturan Mentri Kesehatan. (2014). Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional.

Perry, B. (2008). Role Modeling Excellence in Clinical Nursing Practice.Nurse Education In Practice,9, 36-44.

Pongajow, L.A.C, Robot, & F.J, Hamel, R.S. (2015). Gambaran Motivasi Kerja dan Pelayanan Prima Perawat di Rumah Sakit UmumBethesda GMIMTomohon. Ejournal Keperawatan (e-KP) Volume 3 Nomor 3 Agustus 2015.

Resti Wijayanti, F. E., HB, E., Ratu, M., Arfah, A., Hartati, A., & Werdyaningsih, E. (2022). Analisis Faktor Terhadap Pelaksanaan Standar Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Puskesmas. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 47–49. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.39

Srianingsih, S., Wijaya, A., Nasution, T. A., Anto, S., Muhajrin, M., Rauf, N. I., & Yusfik, Y. (2022). Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Masalah Kesehatan Lingkungan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 53–56. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.41

Silalahi, E. L., Arianti, W. D., & Hasibuan, I. S. (2022). Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Pelaksanaan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di IGD RS Mitra Sejati Medan Tahun 2022. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 57–69. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i3.105

Unduhan

Diterbitkan

01-06-2026

Cara Mengutip

Nawangwulan, K., Zulaika, & Yusfik, Y. (2026). MUTU PELAYANAN KESEHATAN PESERTA ASKES DITINJAU DARI SEGI PELAYANAN PRIMA PADA UNIT RAWAT INAP RUMAH SAKIT GRAHA JUANDA. Journal of Hospital Administration and Management (JHAM), 7(1), 25–33. https://doi.org/10.54973/jham.v7i1.870