IMPLEMENTASI PATIENT CASE MANAGER DALAM PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI RUMAH SAKIT UMUM MUHAMMADIYAH METRO

Penulis

  • Windi Pertiwi Universitas Muhammadiyah Metro
  • Fitri Yuli Mayasari Universitas Muhammadiyah Metro
  • Yogi Catur Putra
  • Eva Nirmala Angguniar Universitas Muhammadiyah Metro
  • Retno Sofy Safira

DOI:

https://doi.org/10.54973/jham.v7i1.878

Kata Kunci:

tuberkulosis, manajer kasus pasien, hasil pengobatan

Abstrak

Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan global dengan berbagai tantangan, seperti rendahnya kepatuhan pengobatan, loss to follow up, dan ketidakberhasilan terapi. Patient Case Manager (PCM) merupakan strategi pendampingan pasien yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas program pengendalian Tuberkulosis melalui pemantauan dan edukasi yang sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil pengobatan Tuberkulosis sebelum dan sesudah implementasi Patient Case Manager di RSU Muhammadiyah Metro. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif retrospektif komparatif dengan pendekatan before-after. Populasi penelitian adalah seluruh pasien Tuberkulosis yang tercatat dalam sistem informasi Tuberkulosis RSU Muhammadiyah Metro tahun 2021–2024. Teknik sampling menggunakan total sampling. Data yang dianalisis meliputi jumlah pasien terdiagnosis, pasien yang menjalani pengobatan, dan keberhasilan pengobatan sebelum dan sesudah implementasi PCM. Analisis statistik menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deteksi kasus Tuberkulosis meningkat dari 333 pasien sebelum implementasi PCM menjadi 818 pasien setelah implementasi. Jumlah pasien yang menjalani pengobatan meningkat dari 199 menjadi 350 pasien. Tingkat keberhasilan pengobatan meningkat dari 96,0% menjadi 97,1%. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada indikator pengobatan sebelum dan sesudah implementasi PCM (p<0,05). Implementasi Patient Case Manager berkontribusi terhadap peningkatan deteksi kasus, keterlibatan pasien dalam pengobatan, dan keberhasilan terapi Tuberkulosis. Penguatan peran PCM direkomendasikan untuk mendukung optimalisasi program pengendalian Tuberkulosis di rumah sakit.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Windi Pertiwi, Universitas Muhammadiyah Metro

Dekan Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Metro, Lampung

Fitri Yuli Mayasari, Universitas Muhammadiyah Metro

Dosen Administrasi Rumah Sakit, Universitas Muhammadiyah Metro, Lampung

Referensi

Amelia, T. D., Erlina, T., Syahria, R. U., Rahmadi, N., Ilahi, N. S., Arsy, S. Al, Avrileta, N. C., Fatmawati, Y. N., Hidayat, A. D., & Jayanto, D. L. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan angka kesembuhan pengobatan pada pasien tuberkulosis di Nusa Tenggara Barat (NTB) Triwulan I dan II Tahun 2023. Jurnal Riset Pengembangan dan Pelayanan Kesehatan, 3(1), 76–81.

Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. (2024). Profil kesehatan Provinsi Lampung tahun 2024. Bandar Lampung: BPS Provinsi Lampung.

Byberg, L., Väster, K., Lepp, M., & Rosengren, K. (2019). Nurses’ experiences of caring for patients with tuberculosis: An interview study in Indonesia. International Archives of Nursing and Health Care, 5, 136. https://doi.org/10.23937/2469-5823/1510136

Elgazzar, S., Labib Elkashif, M., Elbqry, M., & Elmansy, F. (2023). Improving nurses’ knowledge, practice, and self-efficacy regarding caring patients with tuberculosis: A quasi-experimental design. Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research, 28(3), 235–243. https://doi.org/10.4103/ijnmr.ijnmr_316_21

Harfiani, E., Mulyanti, M., & Nurhakim, A. D. (2020). Faktor yang mempengaruhi rendahnya tingkat pengobatan tuberkulosis di Lagoa Jakarta. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 12(3), 110–117. https://doi.org/10.52022/jikm.v12i3.80

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Laporan program penanggulangan tuberkulosis Indonesia tahun 2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman nasional pelayanan kedokteran tata laksana tuberkulosis. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kusumaningrum, A., Wulandari, G., & Kautsar, A. (2023). Tuberkulosis di Indonesia: Apakah status sosial ekonomi dan faktor lingkungan penting? Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 23(1), 1–14. https://doi.org/10.21002/jepi.2023.01

Sunpapoa, C., Na-Ek, N., Sommai, A., Boonpattharatthiti, K., Huynh, N. S., & Kanchanasurakit, S. (2023). Impact of nursing interventions on hospital readmissions in patients with pulmonary tuberculosis: A quasi-experimental study. Asian Nursing Research, 17(3), 167–173. https://doi.org/10.1016/j.anr.2023.06.002

World Health Organization. (2024). Global tuberculosis report 2024. Geneva: World Health Organization.

Zhang, J., Hu, X. Y., Ye, H., Fan, X. Q., & Lai, D. M. (2023). Construction and application of tuberculosis medical and nursing integration cooperation model. Public Health Nursing, 40(1), 97–104. https://doi.org/10.1111/phn.13135

Unduhan

Diterbitkan

01-06-2026

Cara Mengutip

Pertiwi, W. ., Mayasari, F. Y., Putra, Y. C., Angguniar, E. N., & Safira, R. S. . (2026). IMPLEMENTASI PATIENT CASE MANAGER DALAM PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI RUMAH SAKIT UMUM MUHAMMADIYAH METRO. Journal of Hospital Administration and Management (JHAM), 7(1), 74–82. https://doi.org/10.54973/jham.v7i1.878