ANALISIS PENERIMAAN PENGGUNA TERHADAP KEGUNAAN SISTEM PENCATATAN KESEHATAN DIGITAL DI UKS DENGAN METODE SUS
DOI:
https://doi.org/10.54973/jham.v7i1.981Kata Kunci:
Data-Kesehatan , Pencatatan-Digital, Tingkat-Penerimaan, UKS, SUSAbstrak
Salah satu komponen penting dalam penyelenggaraan UKS adalah pencatatan rekam medis dan pelaporan kondisi kesehatan peserta didik. Penerapan pencatatan kesehatan digital pada UKS memberikan berbagai manfaat, antara lain memudahkan pencatatan hasil skrining kesehatan, status imunisasi, status gizi, riwayat penyakit, hasil pemeriksaan kesehatan berkala, maupun tindak lanjut pelayanan kesehatan siswa. Meskipun digitalisasi kesehatan terus berkembang, implementasi pencatatan kesehatan digital di UKS masih relatif terbatas, keterbatasan infrastruktur teknologi informasi, rendahnya kompetensi pengguna dalam pemanfaatan teknologi digital, serta belum adanya integrasi data kesehatan sekolah dengan sistem informasi di fasilitas pelayanan kesehatan. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian mengenai Penerimaan Pengguna Terhadap Kegunaan Sistem Pencatatan Kesehatan Digital di UKS Dengan Metode SUS penting dilakukan. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis tingkat penerimaan siswa terhadap perancangan sistem pencatatan kesehatan digital di UKS. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di SMA Negeri Batam dengan melibatkan responden penelitian berjumlah 30 responden sebagai pengelola UKS di sekolah. Metode pengumpulan data berupa observasi lapangan dan penyebaran kuesioner. Kuesioner dibuat mengacu pada metode penerimaan sistem SUS (System Usability Scale). Hasil: Aplikasi UKS Care merupakan prototype aplikasi berbasis mobile yang dirancang untuk membantu kegiatan UKS dalam pencatatan dan pengelolaan data kesehatan siswa secara digital. Aplikasi ini memiliki beberapa fitur utama, yaitu Data Siswa, Pemeriksaan Kesehatan, Obat, Jadwal, Edukasi Kesehatan, Laporan, Notifikasi, dan Profil Pengguna. Hasil analisis menunjukkan bahwa aplikasi UKS Care memperoleh skor rata-rata SUS sebesar 80, yang termasuk kategori Acceptable, Grade A, dan Excellent. Kesimpulan: Aplikasi UKS Care dapat diterima oleh pengguna sebagai sistem pencatatan kesehatan digital di UKS.
Unduhan
Referensi
Aisyah, S., et al. (2021). Evaluasi Usability Website Dinas Pendidikan Provinsi Riau Menggunakan Metode System Usability Scale. Jurnal Ilmiah Rekayasa Dan Manajemen Sistem Informasi, 7(2), 125–132. https://disdik.riau.go.id.
Eka, W. N. (2025). Evaluasi Kualitas Aplikasi Kesehatan Menggunakan System Usability Scale (SUS). Binawan Student Journal, 7(2), 112–120. https://journal.binawan.ac.id/index.php/bsj/article/view/1789
Judijanto, L., et al. (2026). Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Kesehatan. Jambi : Penerbit Buku Sonpedia.
Kemkes, RI. (2019). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kemkes, RI. (2021). Transformasi Sistem Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kemkes, RI. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI
Kemdiktisaintek, RI. (2022). Pedoman Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Jakarta: Kemendikbudristek.
World Health Organization. (2021). Global Strategy on Digital Health 2020–2025. Geneva: WHO.
World Health Organization. (2019). WHO Guideline: Recommendations on Digital Interventions for Health System Strengthening. Geneva: WHO.
Wulandari SA, Hamzah ML. (2024). Analisis Tingkat Usability Situs Website Rilis Berita Dengan Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS). INTECOMS J Inf Technol Comput Sci. 2024;7(1). doi:10.31539/intecoms.v7i1.9514








